“Nama Tulude, yang berasal dari kata “Suhude,” membawa arti penting dalam merayakan perubahan dan mempersiapkan diri menyongsong tahun yang baru”, jelas Lodrik.
Warna-warni kain tradisional dan ornamen khas memberikan sentuhan khusus, mencerminkan semangat untuk bertransformasi dan berkembang.
Tidak hanya itu saja, Lodrik menyatakan Tulude di Desa Londoun tidak hanya menekankan aspek budaya, melainkan juga menonjolkan kegiatan sosial dan keagamaan.
Kepala Desa Londoun, Elodrik Dantane, menegaskan, “Dalam rangka mensyukuri karunia Tuhan di tahun yang sudah kita lewati, kami bertekad maju di tahun ini dengan tetap mengandalkan Tuhan.