Beranda Inspirasi Luar Biasa, Pendaki Pertama Indonesia Taklukkan Gerbang Kematian! Kisah Heroik Taklukkan Gunung Eiger di Swiss

Luar Biasa, Pendaki Pertama Indonesia Taklukkan Gerbang Kematian! Kisah Heroik Taklukkan Gunung Eiger di Swiss

Gunung Eiger di Swiss bukan sekadar gunung setinggi 3.967 meter. Bagi para pendaki dunia, Eiger merupakan simbol keberanian sekaligus mimpi buruk. Dinding utaranya, Nordwand, dijuluki “Murder Wall” atau Dinding Kematian karena telah merenggut puluhan nyawa sejak era 1930-an

0
Pendaki Pertama Indonesia Taklukkan Gerbang Kematian! Kisah Heroik Menaklukkan Gunung Eiger

CARAPANDANG - Gunung Eiger di Swiss bukan sekadar gunung setinggi 3.967 meter. Bagi para pendaki dunia, Eiger merupakan simbol keberanian sekaligus mimpi buruk. Dinding utaranya, Nordwand, dijuluki “Murder Wall” atau Dinding Kematian karena telah merenggut puluhan nyawa sejak era 1930-an.

Medannya terkenal sangat ekstrem. Tebing batu kapur tua yang rapuh, hujan batu tanpa peringatan, lapisan es tipis yang licin, hingga cuaca yang dapat berubah dalam hitungan menit menjadikan Eiger sebagai salah satu gunung paling berbahaya di Eropa. Bahkan, banyak korban meninggal dunia yang sulit dievakuasi karena medan yang sangat berisiko.

Di balik reputasi mengerikan tersebut, terdapat kisah membanggakan dari Indonesia. Pada 9 Agustus 1986, Harry Suliztiarto bersama Mamay Salim dan tim berhasil mencapai puncak Eiger. Keberhasilan itu membuat mereka tercatat sebagai rombongan pendaki Indonesia pertama yang berhasil menaklukkan Gunung Eiger.

Harry mengatakan perjalanan menuju puncak tidak berjalan mulus. Ekspedisi pertama yang dilakukan pada 1985 justru berakhir gagal karena tim salah memperkirakan musim pendakian.

“Kita pikir Juni, Juli, Agustus itu sudah oke. Ternyata kita masuk Juli akhir ke sana masih winter. Tapi kita naik juga, tapi ada orang sana menyatakan jangan ambil daerah sini, ini daerah longsor,” ujar Harry.

Peringatan tersebut terbukti benar. Longsoran salju menghantam rombongan hingga ekspedisi terpaksa dibatalkan.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait