Selama pelatihan, peserta mempelajari regulasi ketenagalistrikan, metodologi sertifikasi kompetensi, hingga pengoperasian dan pemeliharaan PLTS. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh Sertifikat Junior Operator PLTS yang diterbitkan oleh PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa keberlanjutan energi bersih bergantung pada kemampuan masyarakat untuk mengelolanya secara mandiri.
"Keberhasilan transisi energi tidak hanya ditentukan oleh hadirnya infrastruktur, tetapi juga oleh masyarakat yang mampu mengoperasikan, merawat, dan mengembangkannya. Karena itu, Pertamina terus memperkuat kapasitas para local hero agar manfaat Desa Energi Berdikari dapat terus menggerakkan kehidupan masyarakat dan perekonomian desa," ujar Baron.
Menurut Baron, para local hero merupakan mitra strategis Pertamina dalam memastikan energi bersih tidak berhenti sebagai proyek pembangunan, tetapi menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat desa.