Beranda Ekonomi Lemhanas: RI Kurangi Ketergantungan Energi dari Timur Tengah di Tengah Konflik AS-Iran

Lemhanas: RI Kurangi Ketergantungan Energi dari Timur Tengah di Tengah Konflik AS-Iran

Ace menjelaskan bahwa pemerintah telah mengurangi ketergantungan pasokan BBM dari Timur Tengah dengan mencari sumber alternatif dari negara-negara lain, seperti Afrika.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, Ace Hasan Syadzily, memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah eskalasi konflik terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan Ace usai membuka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Gedung Lemhanas RI, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).

Mengutip laporan Kumparan, Ace menjelaskan bahwa pemerintah telah mengurangi ketergantungan pasokan BBM dari Timur Tengah dengan mencari sumber alternatif dari negara-negara lain, seperti Afrika. Langkah ini dinilai mampu meminimalkan dampak gangguan dari jalur konflik.

"Pemerintah telah mencoba mencari alternatif pasokan BBM kita itu dari daerah lain, atau dari negara-negara lain. Seperti antara lain adalah Afrika. Jadi ketergantungan kita terhadap impor dari Timur Tengah sekarang sudah dikurangi," ujar Ace dikutip Kumparan.

Selain diversifikasi impor, pemerintah juga terus mendorong produksi energi dalam negeri, salah satunya melalui pengembangan biodiesel B50 yang merupakan produksi domestik.

Ace meyakinkan bahwa langkah-langkah antisipatif ini menjaga ketersediaan pasokan energi dalam negeri tetap aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait