Beranda Suara Senayan Legislator Ingatkan Kondisi Fiskal Indonesia Hadapi Tantangan Berat

Legislator Ingatkan Kondisi Fiskal Indonesia Hadapi Tantangan Berat

Evaluasi terhadap kinerja ekonomi semester pertama menjadi penting menjelang Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 pada awal Agustus mendatang.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Pada semester pertama 2026 kondisi fiskal Indonesia menghadapi tantangan berat. Selain tekanan ekonomi global, beban pembayaran utang yang terus meningkat menyempitkan ruang pemerintah untuk membiayai investasi produktif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad dalam Dialektika Demokrasi bertema 'Peran DPR dalam Mendukung Perekonomian Nasional'.

Menurutnya evaluasi terhadap kinerja ekonomi semester pertama menjadi penting menjelang Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 pada awal Agustus mendatang.

Dia menjelaskan tantangan pertama berasal dari kondisi global, terutama kenaikan harga energi. Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah karena kebutuhan nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik baru sekitar 615 ribu barel per hari.

"Ketergantungan impor energi masih sangat besar sehingga membuat perekonomian kita rentan terhadap gejolak harga minyak dunia," ujarnya.

Selain faktor eksternal, dia juga menyoroti kualitas penerimaan negara yang dinilai belum sepenuhnya ditopang oleh pertumbuhan ekonomi baru. Berdasarkan hasil pengawasan DPR RI, dia menemukan adanya upaya sejumlah kantor pelayanan pajak mengejar target penerimaan melalui percepatan pembayaran pajak yang seharusnya jatuh tempo pada tahun berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait