Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Batam Hendri Aluran mengakui pihaknya mengumpulkan guru dan kepala sekolah sebagai respons atas keluhan masyarakat yang menginginkan program MBG tetap berlanjut.
Sebanyak 55 dapur pelaksana MBG di Batam berhenti beroperasi sejak 8 Juni karena belum menerima anggaran operasional dari pemerintah pusat.
KPAI menyatakan akan menindaklanjuti temuan ini dengan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Batam.
Dewan Pendidikan Kota Batam juga mengimbau agar peserta didik tidak dijadikan alat mobilisasi massa untuk kepentingan apa pun.