Beranda Olahraga Kontroversi di Piala Asia Wanita 2026: Timnas Iran Kompak Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Kontroversi di Piala Asia Wanita 2026: Timnas Iran Kompak Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Momen menjelang kick-off menjadi sorotan dunia ketika seluruh pemain timnas wanita Iran kompak menolak menyanyikan lagu kebangsaan negara mereka, "Mehr-e Khavaran".

0
Timnas Wanita Iran (AP)

Aksi kontroversial ini terjadi hanya dua hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu, serta menewaskan ratusan warga sipil lainnya.

Ketika ditanya oleh media mengenai situasi perang dan kematian pemimpin tertinggi tersebut, pelatih Marziyeh Jafari dan para pemain dengan tegas menolak berkomentar.

"Kami sekarang tidak boleh membicarakan masalah ini. Saat ini tim sedang mengikuti turnamen yang sangat penting, yang memiliki arti besar bagi hak-hak perempuan," ujar Jafari berusaha mengalihkan pembicaraan saat dimintai konfirmasi jelang pertandingan kedua, seperti dikutip dari RMC Sport.

Dukungan untuk aksi senyap ini juga terlihat dari tribun penonton. Sekelompok suporter Iran yang hadir di Stadion Gold Coast terlihat mengibarkan bendera berlambang singa dan matahari, yang merupakan bendera nasional Iran sebelum Revolusi Islam tahun 1979.

Bendera era pra-revolusi tersebut sering digunakan sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintahan saat ini.

Di dalam lapangan, aksi protes tersebut tidak serta-merta membawa keberuntungan bagi tim. Tim wanita Iran yang menjadi satu-satunya wakil Timur Tengah di turnamen ini harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor telak 0-3 . Korea Selatan mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 81%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait