Beranda Internasional Khawatir Dampak Digital, Swedia Kembali Gunakan Kertas di Sekolah

Khawatir Dampak Digital, Swedia Kembali Gunakan Kertas di Sekolah

0
Khawatir Dampak Digital, Swedia Kembali Gunakan Kertas di Sekolah

CARAPANDANG - Swedia, yang dulunya dipandang sebagai pemimpin global dalam membawa laptop dan tablet ke dalam ruang kelas, kini berinvestasi besar-besaran pada buku cetak.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa penggunaan layar yang berlebihan dapat mengganggu proses belajar dan konsentrasi anak-anak.

Dikutip dari Kyodo, Sabtu, di sekolah Bandhagen di Stockholm, murid-murid kelas empat membaca keras-keras dari materi cetak setelah menghabiskan sebagian jam pelajaran untuk membaca buku pilihan mereka sendiri.

Ini merupakan sebuah pemandangan yang mencerminkan peralihan besar-besaran Swedia kembali ke pembelajaran berbasis kertas.

"Saat membaca lewat perangkat digital, saya biasanya pusing," kata Emilia, seorang remaja.

"Saya bisa berkonsentrasi lebih baik ketika membaca buku fisik," imbuhnya.

Swedia memperluas penggunaan perangkat digital di sekolah secara cepat sekitar tahun 2010. Namun, perdebatan semakin sengit setelah hasil dari Program Penilaian Pelajar Internasional (PISA) oleh OECD menunjukkan penurunan tajam pada nilai membaca dan matematika antara tahun 2018 dan 2022.

Tinjauan yang diprakarsai oleh pemerintah bersama para ahli saraf dan pakar pediatri (anak) menyimpulkan bahwa ketergantungan yang tinggi pada perangkat digital dapat mengganggu perhatian serta konsentrasi, dan materi cetak terbukti bisa lebih efektif untuk pembelajaran.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait