Dony mengatakan negara maju harus memiliki kemandirian energi agar tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah mengembangkan energi baru dan terbarukan, memperluas program biodiesel B50, meningkatkan kapasitas cadangan BBM nasional, serta melakukan eksplorasi sumber energi baru.
"Kalau sebuah negara ingin berdaulat dan menjadi negara maju, maka harus memiliki ketahanan energi. Karena itu kita mengembangkan energi baru terbarukan, menambah storage BBM, melakukan eksplorasi cadangan energi baru, dan menjalankan program B50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi," ujar Dony.
Pemerintah juga mendorong pengembangan jaringan distribusi gas rumah tangga sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Pilar ketiga yang dinilai paling menentukan adalah penguatan sumber daya manusia.
Menurut Dony, Presiden Prabowo Subianto menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama karena negara maju hanya dapat dibangun oleh masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif.
Ia menyoroti angka stunting nasional yang masih berada di kisaran 22 persen sebagai tantangan besar yang harus segera diatasi.