Menurutnya kepatuhan penting untuk menjaga ketertiban, keselamatan dan kualitas layanan untuk jemaah haji Indonesia. Oleh sebab itu, layanan haji harus selaras dengan pemerintah.
Kemenhaj mendorong jemaah dan keluarga memanfaatan Aplikasi Kawal Haji sebagai kanal pengaduan berbasis digital. Aplikasi ini memungkinkan pelaporan real-time terkait layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga laporan jemaah atau barang hilang.
“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jemaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” kata Suci. dilansir rri.co.id