CARAPANDANG - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan dalam mengejar target penyerapan jagung 1 juta ton pada tahun 2026, dilakukan bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mempercepat serapan komoditas itu secara optimal.
"Target kami adalah pencapaian penyerapan jagung juga 1 juta ton (di 2026). Ini kami akan bersinergi dengan teman-teman Polri dalam hal ini untuk kaitan dengan jagung untuk penyerapannya," kata Rizal di sela Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu.
Rizal menegaskan rapat yang dihadiri seluruh pimpinan wilayah Bulog itu digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, setelah Indonesia dinyatakan swasembada pangan beras dan jagung berkat kolaborasi lintas sektor yang solid.
Menurutnya, Bulog tidak bekerja sendiri, melainkan mengandalkan dukungan kuat berbagai pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah serta petani lapangan dalam memastikan penyerapan jagung secara optimal.
Untuk mencapai target satu juta ton, Bulog menyiapkan perencanaan sejak dini tanpa mengenal waktu, mengintensifkan koordinasi lapangan, serta mempercepat proses serapan hasil panen jagung.