Kepala Rumah Sakit Polri melalui Karo Dokpol Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan, mengonfirmasi bahwa jenazah bernomor PM 010 tersebut cocok dengan data sidik jari dan properti milik Nur Ainia Eka Rahmadhyna, warga Tambun Selatan, Bekasi.
"Jenazah dengan nomor PM 010 teridentifikasi dengan data primer sidik jari sebagai Nur Ainia Eka Rahmadina, 32 tahun," ujar Nyoman dalam konferensi pers.
Martian Damanik mengenang Ainia sebagai sosok pekerja keras, periang, dan teliti. Ainia merupakan karyawan di bagian news support production dan telah mengabdi di Kompas TV selama 11 tahun sejak 2 November 2015.
"Kami sangat kehilangan atas kepergian Aina. Dia pribadi yang baik, sangat helpful, dan catatan kerjanya bagus," ujar Martian.
Pihak manajemen Kompas TV telah mengeluarkan pernyataan resmi menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya dan berencana memfasilitasi pemakaman jenazah yang rencananya akan disemayamkan di Tambun, Bekasi, pada Rabu (29/4/2026).
Dengan teridentifikasinya Ainia, data korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut bertambah menjadi 15 orang, sementara 88 korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.