CARAPANDANG - Arsenal melaju ke final Piala Liga usai menekuk Chelsea 1-0 Rabu dini hari, unggul agregat 4-2. The Gunners tak banyak menyerang di Emirates karena hanya perlu mempertahankan keunggulan, dan pada akhirnya tim tamu gagal memberikan ancaman berarti yang bisa membahayakan posisi mereka di Wembley.
Peluang terbaik Arsenal di babak pertama yang membosankan terjadi saat Gabriel Magalhaes mengirim umpan lambung manis kepada Gabriel Martinelli. Sayangnya, penyerang Brasil itu memberi bek Chelsea Malo Gusto cukup waktu untuk mundur dan memblok tembakannya. Tak banyak aksi di depan gawang pada babak kedua, kecuali sundulan jarak dekat Gabriel yang diblok Marc Cucurella saat Arsenal mencoba mematikan perlawanan.
Chelsea mencoba peruntungan lewat bola mati di akhir laga—tendangan bebas Cole Palmer membentur pagar betis dan sontekan Wesley Fofana melebar setelah sepak pojok—sementara tuan rumah gagal mendapat penalti saat tekel Trevoh Chalobah merebut bola dari Martinelli.
Namun, di akhir enam menit tambahan waktu, Arsenal menyegel tempat di final—yang pertama bagi mereka sejak 2020. Declan Rice memimpin serangan balik saat semua pemain Chelsea maju, lalu menyodorkan bola kepada mantan pemain The Blues, Kai Havertz, untuk mengirim mereka ke Wembley, di mana Manchester City atau Newcastle sudah menanti. dilansir goal.com