Beranda Politik Jokowi Bantah Keras Isu "Caplok" Partai NasDem

Jokowi Bantah Keras Isu "Caplok" Partai NasDem

Jokowi dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai isu yang tidak berdasar.

0
Joko Widodo

Isu Jokowi mencaplok NasDem ini beredar di tengah maraknya perpindahan kader Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Setidaknya tiga nama kader NasDem yang hijrah ke PSI antara lain Ahmad Ali (mantan Wakil Ketua Umum NasDem), Rusdi Masse Mappasessu (mantan Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan), dan Bestari Barus (anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem).

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, justru membantah isu bahwa Jokowi berencana mengambil alih Partai NasDem. Ia menegaskan kabar tersebut hanyalah isu yang sengaja dilontarkan pihak tertentu untuk membentuk opini negatif.

"Nggak ada keinginan Pak Jokowi untuk mengambil itu (NasDem). Itu hanya isu yang dilontarkan oleh sebagian pihak yang berkepentingan untuk membentuk opini publik yang negatif terhadap Pak Jokowi dan Mas Gibran," tegas Bestari dikutip dari detikcom pada Senin (13/4/2026).

Bestari justru mengungkapkan bahwa ada sekitar 15 hingga 20 anggota DPR dari berbagai partai yang siap bergabung dengan PSI. Ia menyebut sosok Jokowi sebagai patron PSI menjadi magnet utama bagi para politisi untuk bergabung.

Dengan bantahan tegas tersebut, Jokowi berharap isu serupa tidak lagi disebarkan karena dinilai tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

"Sekali lagi, saya tegaskan tidak ada sama sekali niat untuk mengambil alih partai manapun," pungkas Jokowi dikutip dari SoalIndonesia.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait