Beranda Olahraga Joan Laporta Kecam Mbappe, Usai Barcelona Menangi Supercopa

Joan Laporta Kecam Mbappe, Usai Barcelona Menangi Supercopa

Laporta menuduh penyerang Real Madrid itu mengajak rekan-rekannya untuk tidak memberikan penghormatan kepada sang juara.

0
Pelatih dan Pemain Barselona

Kemenangan Barcelona dalam final Piala Super Spanyol 2026 dinodai oleh insiden usai pertandingan, di mana Presiden klub Joan Laporta mengecam keras Kylian Mbappe.

Laporta menuduh penyerang Real Madrid itu mengajak rekan-rekannya untuk tidak memberikan penghormatan kepada sang juara.

Barcelona meraih gelar juara ke-16 mereka setelah mengalahkan rival abadi itu dengan skor 3-2 di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan sengit tersebut melihat Raphinha menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak dua gol, sementara Robert Lewandowski menyumbang satu gol lainnya.

Namun, sorotan beralih ke perilaku usai laga. Tradisi guard of honour, di mana runner-up membentuk lorong untuk mengapresiasi pemenang yang naik ke podium, dilanggar oleh pemain Real Madrid.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan Kylian Mbappe, yang dimasukkan di babak kedua, diduga menjadi aktor di balik sikap tersebut.

"Saya terkejut dengan apa yang dilakukannya. Dalam kemenangan dan kekalahan, Anda harus baik hati dan menghormati lawan," kata Laporta yang dikutip dari Sport Illustrated.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak memahami sikap Mbappe karena nilai sportivitas merupakan hal yang dijunjung tinggi dalam olahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait