Koizumi mengatakan kepada Hegseth bahwa sangat penting bagi Jepang dan komunitas internasional untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, termasuk Selat Hormuz, dan Tokyo akan berkomunikasi dengan negara-negara terkait termasuk AS, kata kementerian tersebut.
Hegseth mengatakan situasi di Timur Tengah tidak akan memerlukan perubahan apa pun pada postur pasukan AS di Jepang, menegaskan kembali komitmen AS untuk memperkuat kemampuan pencegahan dan respons aliansi bilateral, menurut kementerian tersebut.
Sebelumnya pada Sabtu, Trump mengatakan di media sosial bahwa ia ingin Jepang dan negara-negara lain mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk memastikan keamanan jalur pengiriman energi vital tersebut, yang secara efektif diblokir oleh Iran sebagai tanggapan atas serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel akhir bulan lalu.
Dalam wawancara dengan NBC News, Trump mengatakan tidak jelas apakah Iran telah menempatkan ranjau di selat tersebut tetapi menekankan akan melakukan pengawasan ketat di Selat Hormuz, dan negara-negara lain yang mengalami hambatan untuk mendapatkan minyak akan ikut bergabung.
Sumber: Kyodo-OANA