Beranda Sains & Teknologi Jangan Lewatkan Melihat Blood Moon Istimewa Terakhir Tahun Ini, Baru Muncul Lagi 2028

Jangan Lewatkan Melihat Blood Moon Istimewa Terakhir Tahun Ini, Baru Muncul Lagi 2028

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, setelah peristiwa hari ini, gerhana bulan total berikutnya baru akan terjadi pada 31 Desember 2028.

0
Ilustrasi

· Gerhana total mulai (U2): 18.03.56 WIB

· Puncak gerhana: 18.33.39 WIB

· Gerhana total berakhir (U3): 19.03.23 WIB

· Gerhana sebagian berakhir (U4): 20.17.33 WIB

· Gerhana penumbra berakhir (P4): 21.24.35 WIB

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa seluruh wilayah Indonesia dapat mengamati fenomena ini pada awal malam.

Namun, durasi dan kelengkapan fase yang terlihat berbeda di setiap wilayah. Wilayah Indonesia Timur menjadi daerah yang paling lama dan paling lengkap menyaksikan seluruh rangkaian gerhana, mulai dari fase penumbra awal hingga akhir.

"Masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan salah satu fenomena astronomi tersebut secara langsung dari berbagai wilayah, dengan catatan kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan tebal," kata Fachri Radjab.

Pada saat puncak gerhana, Bulan berpotensi tampak berwarna merah yang dikenal sebagai Blood Moon atau Bulan Darah. Warna tersebut terjadi akibat hamburan Rayleigh (Rayleigh scattering) di atmosfer Bumi, ketika cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar dan cahaya berwarna merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan.

BMKG mengimbau masyarakat memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Fenomena ini aman diamati langsung dengan mata telanjang tanpa alat pelindung, berbeda dengan gerhana Matahari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait