Beranda Berita Jadikan Ramadan Bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

Jadikan Ramadan Bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar ritual tahunan. Faozan mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

0
Istimewa

CARAPANDANG - Ramadan telah memasuki hari ke-11. Namun, apa yang telah kita kerjakan di bulan suci ini selain puasa dan tarawih? Pertanyaan reflektif itu disampaikan oleh Faozan Amar, Wakil Ketua MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Dewan Pengawas Syariah Koperasi Khairu Ummah Grup, saat memberikan taushiyah menjelang berbuka puasa dalam Rapat Anggota Tahunan I Koperasi Sekunder Khairu Ummah Grup di Leuwiliang, Bogor, Sabtu, 28 Februari 2026,

Dalam kapasitasnya sebagai Associate Professor FEB UHAMKA, Faozan menegaskan bahwa Ramadan harus dimaknai lebih dari sekadar ritual tahunan. Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai bulan 3S: Saving, Sharing, dan Solidarity

“Ramadan harus kita jadikan bulan 3S, yakni saving, sharing, dan solidarity. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum membangun disiplin diri, kepedulian sosial, dan kekuatan ukhuwah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep saving, bukan sekadar hemat secara materi, tetapi pengendalian diri dan pembentukan karakter takwa. Puasa adalah latihan self-control, menahan makan, minum, emosi, serta dorongan konsumtif. Allah SWT telah mengingatkan dalam QS. Al-A’raf ayat 31, Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW bersabda, Puasa itu adalah perisai (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam perspektif ekonomi syariah, disiplin konsumsi dan pengendalian hawa nafsu menjadi fondasi stabilitas keluarga dan keberlanjutan ekonomi umat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait