Beranda Internasional Iran Sebut Pertukaran Pesan dengan AS Terus Dilakukan via Mediator

Iran Sebut Pertukaran Pesan dengan AS Terus Dilakukan via Mediator

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei berbicara dalam konferensi pers mingguan di Teheran, Iran, pada 23 Juni 2026. (Xinhua/Shadati)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, TEHERAN -- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menuturkan bahwa Amerika Serikat (AS) saat ini tengah bertukar pesan dengan Iran melalui sejumlah mediator, termasuk Pakistan dan Qatar, menurut laporan media Iran yang mengutip pernyataan Baghaei dalam sesi wawancara dengan lembaga penyiaran Austria ORF.

   Dalam wawancara itu, Baghaei menekankan perlunya mempersiapkan "landasan yang tepat" agar dialog apa pun dapat terwujud, sembari menyatakan bahwa AS telah menghancurkan landasan semacam itu, lapor media Iran pada Minggu (26/7).

   Dia menuding Washington pada praktiknya telah melanggar "seluruh ketentuan" di bawah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Iran dan AS.

   Juru bicara tersebut menuturkan prioritas Iran saat ini "adalah untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayahnya serta melindungi rakyatnya dari kejahatan perang yang sedang dilancarkan oleh AS."

   Berdasarkan MoU yang diteken pada 18 Juni, AS dan Iran dijadwalkan menggelar pembicaraan dalam kurun waktu 60 hari guna mencapai kesepakatan akhir. Namun, nasib pembicaraan tersebut kini berada dalam ketidakpastian menyusul bentrokan baru antara kedua negara selama dua pekan terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait