Skuad asuhan Vahid Shamsaee memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti karena Indonesia melalukan pelanggaran keenam, namun tendangan dari Salar Aghapour dapat dihalau Habibie.
Iran berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit 18 melalui tembakan Mahdi Karimi setelah sebelumnya memanfaatkan skema tendangan bebas.
Memasuki babak kedua, Iran langsung menggempur lini pertahanan Indonesia dan mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Saeid Ahmad Abbasi sehingga skor berubah menjadi 3-3 pada menit 23.
Hanya berselang satu menit, Indonesia kembali berhasil unggul pada menit 24 lewat tembakan Samuel Eko sehingga skor berubah menjadi 4-3.
Setelah kembali tertinggal, Iran beberapa kali melancarkan serangan berbahaya, akan tetapi penampilan gemilang Habiebie dapat mematahkan peluang tersebut.
Iran kembali memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan melalui tembakan Mohammad Hossein Derakhshani yang masih membentur mistar gawang Indonesia.
Selanjutnya Iran menerapkan power play ketika laga menyisakan kurang lebih empat menit dan mampu menyamakan kedudukan pada menit 37 melalui Mahdi Karimi sehingga skor kembali sama kuat 4-4.
Skor imbang 4-4 bertahan hingga waktu normal usai sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada babak tambahan pertama, Iran lebih sering memberikan ancaman ke lini pertahanan Indonesia, namun skor sama kuat 4-4 tetap bertahan.