Data yang dibagikan Indonesia AI Report 2025 menunjukkan sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi AI dengan pertumbuhan mencapai 47 persen secara tahunan atau year-on-year, yang disebut menjadi salah satu laju pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Di sisi komunitas, KORIKA sendiri menaungi basis lebih dari 4.000 anggota komunitas dengan 300 anggota aktif terverifikasi resmi. Ekosistem inilah yang akan menjadi penghuni pertama .ai.id.
Peluncuran .ai.id juga disebut menjadi bagian dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan AI utama di Asia Tenggara pada 2030.
Sebelumnya, pada 26 Mei 2026, KORIKA bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggelar diskusi panel terkait peluncuran domain tersebut.
Perwakilan PANDI Shidiq Purnama menyatakan dukungan terhadap inisiatif itu sebagai langkah memperkuat identitas digital Indonesia di tingkat global.
Pendaftaran domain .ai.id akan dilakukan secara bertahap melalui empat fase, yakni Sunrise pada 2 Juni-2 Juli 2026 untuk pemilik merek dagang terdaftar, Grandfather pada 13 Juli-13 Agustus 2026 bagi pemilik domain .id aktif.
Selanjutnya fase Landrush pada 24 Agustus-24 September 2026 untuk masyarakat umum dengan skema harga premium, serta General Availability mulai 5 Oktober 2026 melalui registrar resmi PANDI.