“Indonesia adalah negara besar yang dibangun dari keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan. Karena itu, jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk saling membenci. Jangan biarkan provokasi memecah persaudaraan kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dandi turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menyikapi arus informasi di era digital. Ia menyoroti maraknya penyebaran hoaks dan fitnah yang dapat mengancam persatuan bangsa.
“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebelum membagikan sebuah berita, pastikan terlebih dahulu sumbernya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa HMI sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kritis, berakhlak, dan berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mengakhiri sambutannya, Dandi mengajak seluruh peserta untuk meneladani nilai-nilai sportivitas dalam sepak bola.
“Walaupun berbeda klub dan berbeda negara yang didukung, setelah pertandingan selesai kita tetap bersaudara. Semangat inilah yang harus kita bawa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, HMI Cabang Pohuwato juga menyampaikan komitmennya untuk: