CARAPANDANG - Cape Verde menciptakan kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini dengan menahan imbang Spanyol 0-0 di Atalanta pada Senin. Tim debutan turnamen ini awalnya tak diunggulkan sama sekali melawan juara Eropa bertahan, namun kiper berusia 40 tahun, Vozinha, langsung menjadi idola di seluruh dunia sepak bola berkat serangkaian penyelamatan gemilangnya yang berhasil menahan serangan La Roja.
Sejujurnya, Spanyol tidak menciptakan banyak peluang seperti yang diperkirakan saat menghadapi tim peringkat ke-64 dunia, dengan Pedri yang tampil jauh dari performa terbaiknya, namun hal itu tidak bisa menjadi alasan bagi Ferran Torres dan rekan-rekan penyerangnya yang menyia-nyiakan peluang yang mereka dapatkan. Memang, Torres gagal memanfaatkan peluang emas di babak pertama, sementara Mikel Oyarzabal sekali lagi gagal meyakinkan sebagai penyerang Spanyol.
Akibatnya, pelatih Spanyol Luis de la Fuente terpaksa memasukkan Lamine Yamal pada 20 menit terakhir dalam upaya putus asa untuk memenangkan pertandingan. Namun, meskipun remaja Barcelona itu tak diragukan lagi memberikan kontribusi pada ancaman serangan timnya, La Roja tetap tak mampu menembus barisan pertahanan Cape Verde yang brilian. dilansir goal.com