Menurut dia, musibah bukanlah sebuah hukuman, tapi merupakan pelajaran yang menempa menjadi manusia yang kuat dan manusia tabah dan kreatif untuk mengatasi berbagai masalah dengan penuh percaya diri.
"Mereka yang mengalami musibah bukanlah kalah, tapi mampu bangkit kemudian merajut masa depan lebih baik," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Karena itu ia mengajak seluruh siswa di Aceh Tamiang khususnya, Aceh dan sumatera yang terdampak bencana untuk terus optimistis guna merajut asa dan meraih mimpi setinggi-tingginya.
"Saya mengajak anak-anakku sekalian untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik karena kalian adalah masa depan Indonesia," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.
Dalam kegiatan tersebut Mendikdasmen juga berinteraksi langsung dengan para siswa dan ikut menyapa para siswa di daerah terdampak bencana. Mendikdasmen juga ikut didampingi sejumlah pejabat di lingkungan kementerian tersebut dan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Murthalamuddin.