Beranda Edukasi Hardiknas dan Revitalisasi Panca Dharma

Hardiknas dan Revitalisasi Panca Dharma

Hardiknas dan Revitalisasi Panca Dharma

0
Revitalisasi

CARAPANDANG - Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan upacara, pidato, dan slogan yang berulang.

Namun di balik seremoni itu, pertanyaan mendasarnya justru semakin penting dan mendesak: apakah pendidikan kita masih setia pada cita-cita memanusiakan manusia, atau telah bergeser menjadi sekadar mesin produksi angka, ijazah, dan tenaga kerja?

Di tengah hiruk-pikuk kebijakan dan program, gagasan Ki Hajar Dewantara (1889-1952) tentang Panca Dharma Taman Siswa --kodrat alam, kemerdekaan, kebudayaan, kebangsaan, dan kemanusiaan-- menjadi cermin kritis. Kelima dasar Taman Siswa ini ditulis dalam pasal 7 dan 12 Peraturan Dasar Persatuan Taman Siswa berdasarkan keputusan Kongres ke X pada 5-10 Desember 1968.

Panca Dharma merupakan rumusan orisinal-kreatif, berharga dan kuat dari Ki Hajar Dewantara. Dalam Panca Dharma, Ki Hajar Dewantara memberi jalan untuk berpikir global, tetapi tetap berakar lokal. Namun, gagasan ini bukan sekadar warisan historis, melainkan kompas moral yang justru terasa semakin relevan di era ketidakpastian dan makin cair ini.

Memaknai Panca Dharma

Panca Dharma tersebut patut direfleksikan dan dimaknai sesuai dengan konteks dunia pendidikan kita di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait