Dalam perjalanannya, perusahaan kini bertransformasi dari sektor kemasan plastik menjadi perusahaan induk investasi (holding) yang berfokus pada pertambangan dan perdagangan nikel.
Pada 2025, perusahaan meraup laba Rp28,6 miliar atau melesat dari tahun sebelumnya Rp899,8 juta. dilansir cnnindonesia.com