CARAPANDANG.COM- PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyatakan sebanyak 37.926 kendaraan terpantau meninggalkan Jakarta melalui Ruas Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), meningkat 55,59 persen dari lalu lintas normal 24.376 kendaraan pada periode H-2 Imlek.
"Peningkatan volume lalu lintas kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ pada H-2 libur Tahun Baru Imlek 2026, khususnya untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT. JJC Desti Anggraeni di Bekasi, Jawa Barat, Senin.
Ia menjelaskan peningkatan volume lalu lintas terjadi pada seluruh periode waktu dengan kenaikan tertinggi pada pagi hari sebesar 84,1 persen, diikuti siang hari sebesar 43,04 persen serta malam hari sebesar 16,44 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 38.684 unit, meningkat 9,61 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 35.292 kendaraan.
Peningkatan terjadi pada pagi hari sebesar 7,14 persen, siang hari sebesar 14,88 persen serta malam hari sebesar 2,11 persen jika dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
"Peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang masih tinggi selama periode libur Tahun Baru Imlek," katanya.
Desti mengaku secara umum kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Layang MBZ tetap terpantau lancar dan terkendali dengan dukungan pemantauan lalu lintas secara berkala serta kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan.