Namun di tengah tekanan akibat dinamika geopolitik dan situasi ekonomi saat ini, ia mengingatkan agar kritik disampaikan secara bertanggung jawab serta diarahkan untuk menenangkan keadaan.
"Kritik itu penting dalam demokrasi, dan pemerintah terus mendengar aspirasi masyarakat. Tetapi dalam situasi penuh tekanan, yang dibutuhkan adalah sikap yang menyejukkan, bukan narasi yang membuat keadaan semakin panas," kata Misbakhun.
Untuk itu, dia pun mendorong seluruh partai politik mengedepankan politik kerja bersama, karena persoalan bangsa saat ini tidak dapat diselesaikan dengan saling menyalahkan, melainkan membutuhkan kontribusi gagasan dari semua kekuatan politik.
"Politik berwawasan kebangsaan, yaitu politik yang memprioritaskan kepentingan nasional daripada kepentingan politik praktis yang populis," katanya.