Beranda Umum Gen-Z Jangan Terjebak Budaya Instant, Haedar Nasir: Idul Adha Harus Jadi Sarana Membentuk Karakter

Gen-Z Jangan Terjebak Budaya Instant, Haedar Nasir: Idul Adha Harus Jadi Sarana Membentuk Karakter

Haedar mengingatkan bahwa generasi muda harus menjadikan Idul Adha sebagai sarana membentuk karakter unggul dan berkemajuan, bukan sekadar ritual tahunan.

0
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir

CARAPANDANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, berpesan kepada generasi Z, milenial, dan generasi alpha agar tidak terjebak dalam budaya instan, malas, hedonistik, serta gemar pamer kemewahan. Pesan ini disampaikan dalam momentum refleksi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026).

Haedar mengingatkan bahwa generasi muda harus menjadikan Idul Adha sebagai sarana membentuk karakter unggul dan berkemajuan, bukan sekadar ritual tahunan. Ia meminta agar generasi belia hidup tidak malas-malasan atau rebahan, tidak bersikap instan, tidak bermewah-mewahan, serta tidak melanggar etika dan moral yang diajarkan agama.

"Generasi muda jangan terjebak budaya instan, malas, hedonistik, dan gemar pamer kemewahan. Spiritualitas takwa harus melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memberi manfaat bagi kehidupan," ujar Haedar dikutip Tirto.id.

Sebaliknya, Haedar mendorong generasi Z dan alpha untuk hidup dalam ketaatan beragama, gemar membaca dan menambah ilmu, menguasai keahlian, mengasah kecerdasan, berbuat baik kepada orang tua, hormat kepada sesama, berjiwa mandiri, beretos kerja tinggi, hemat, serta memiliki sikap hidup luhur akal budi.

Lebih lanjut, Haedar juga menyoroti problematika kesenjangan sosial di Indonesia. Menurutnya, korupsi, konflik sosial, dan perilaku aji mumpung masih menjadi pemandangan umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait