Beranda Kolom Eropa Saksikan Gelombang Unjuk Rasa Menentang Serangan AS-Israel terhadap Iran

Eropa Saksikan Gelombang Unjuk Rasa Menentang Serangan AS-Israel terhadap Iran

Orang-orang memegang poster di depan Trafalgar Square dalam aksi unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di pusat kota London, Inggris, pada 21 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Ying)

0
Xinhua

   "Tidak ada intervensi asing. Jangan campuri Timur Tengah dan hentikan pengeboman. Orang berhak hidup dalam damai. Anda tidak bisa mengebom orang demi demokrasi," ujarnya.

Seorang pria mengikuti aksi unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di pusat kota London, Inggris, pada 21 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Ying)

   Pengunjuk rasa lain bernama Adrian, yang datang dari Birmingham, menyebut serangan terhadap Iran "sangat keterlaluan" dan "terus terang melelahkan." Dia memperingatkan bahwa konsekuensinya, termasuk kenaikan harga minyak dan ketidakamanan global, sudah mulai terasa.

   Demonstrasi di London merupakan bagian dari gelombang unjuk rasa yang lebih luas di Eropa pada Sabtu, mencerminkan meningkatnya penentangan terhadap serangan yang sedang berlangsung itu.

   Di Spanyol, ribuan orang berkumpul di Madrid, dengan pihak berwenang memperkirakan sekitar 4.000 peserta. Para pengunjuk rasa bergerak dari Atocha menuju Puerta del Sol, membawa spanduk bertuliskan "No to war, no to NATO" dan "Spain is not the U.S.". Para pemimpin dari Partai Podemos, termasuk Sekretaris Jenderal Ione Belarra dan Sekretaris Politik Irene Montero, turut hadir dalam aksi tersebut. Montero menyerukan Spanyol untuk keluar dari NATO, menyoroti kritik yang lebih luas terhadap kebijakan militer Barat di kawasan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait