CARAPANDANG - Pemerintah melalui enam kementerian bersatu untuk melawan kekerasan terhadap anak melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (GERNAS RANA).
Keenam kementerian itu, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno di Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa penurunan angka kasus kekerasan terhadap anak sebagai indikator utama keberhasilan GERNAS RANA, dimana penurunan angka kekerasan tersebut mencakup empat ranah penjaminan, yakni di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, serta ruang digital.
"Dan tentu saja indikator kita adalah menurunnya angka kekerasan. Jadi itu indikator yang paling mudah untuk dilihat, kekerasan. Sekali lagi kekerasan dalam keluarga, dalam satuan pendidikan, di ruang publik, dan juga di ruang digital," kata dia.
Pratikno menjabarkan bahwa penetapan indikator tersebut berpatokan pada tingginya laporan kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia yang saat ini masih menembus kisaran angka 21.000 kasus.