Beranda Ekonomi Empat Hari Beruntun Harga Batu Bara Naik

Empat Hari Beruntun Harga Batu Bara Naik

0
Batubara

CARAPANDANG - Harga batu bara naik selama empat hari beruntun, merespon lonjakan permintaan dari China dan pengetat suplai dari Indonesia.

Merujuk data Refinitiv, harga batu bara ICE Newcastle pada perdagangan kemarin Kamis (15/1/2026) mengakhiri posisi di US$ 110,70 per ton, ini merupakan penguatan tertinggi selama sekitar 1,5 bulan sejak 28 November 2025 yang ditutup di US$ 110,40 per ton.

Adapun sepanjang perdagangan kemarin, harga batu bara sempat menguat lebih dari 1% menembus level tertinggi ke atas US$ 111 per ton.

Kabar positif datang dari lonjakan impor batu bara China pada Desember 2025. Data General Administration of Customs mencatat impor batu bara China mencapai rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah sebesar 58,59 juta ton metrik.

Lonjakan ini dipicu oleh aktivitas penimbunan stok menjelang musim dingin, ketika kebutuhan pemanas biasanya mendorong konsumsi batu bara meningkat.

Kenaikan impor ini juga sejalan dengan langkah China yang mulai mengoperasikan lebih dari 100 pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara yang ditargetkan mulai menyuplai listrik pada tahun ini.

Sebagai konsumen, produsen, sekaligus importir batu bara terbesar di dunia, China masih mengandalkan batu bara untuk menopang aktivitas ekonominya, meskipun di saat yang sama ekspansi energi terbarukan terus digenjot. Meski begitu, Beijing tetap menyatakan komitmen untuk mulai menurunkan penggunaan batu bara sebelum 2030.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait