Kondisi ini mendorong kenaikan harga minyak, dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya berdampak negatif bagi emas.
Harga emas telah turun sekitar 21% sejak konflik Timur Tengah dimulai pada akhir Februari. dilansir cnbcindonesia.com