Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,25% Posisi US$ 5.089

Emas Menguat 0,25% Posisi US$ 5.089

Pada Jumat (6/3/2026) pukul 06.10 WIB, harga emas menguat 0,25% ke US$ 5.089 atau menguat 0,16%

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas dan perak ambruk lagi setelah dolar Amerika Serikat (AS) melesat.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (5/3/2026) ditutup di posisi US$ 5.076,59 per troy ons. Harganya ambruk 1,14%. Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 19 Februari atau dua pekan terakhir.

Pelemahan harga juga menyeret emas ke bawah level US$ 5.100 per troy ons. Pelemahan ini membalikkan kenaikan sebesar 1% pada perdagangan Rabu.

Pada hari ini, harga emas sedikit membaik. Pada Jumat (6/3/2026) pukul 06.10 WIB, harga emas menguat 0,25% ke US$ 5.089 atau menguat 0,16%.

Harga emas melemah karena dolar AS melesat tajam. Indeks dolar ditutup di posisi 99,08 pada perdagangan kemarin, tertinggi sejak 19 Februari 2026.

Dolar AS adalah "musuh abadi" emas karena sangat menentukan permintaan.

Pembelian emas global dikonversi ke dolar AS sehingga kenaikan harga emas akan membuat emas makin mahal dibeli sehingga permintaan turun.

Ada dua faktor utama yang menopang penguatan dolar.

Pertama, harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi baru dalam satu tahun, setelah muncul laporan mengenai gangguan di Selat Hormuz serta serangan terhadap kapal di kawasan tersebut.

Kedua, data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup tangguh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait