Beranda Ekonomi Emas Menguat 0,03% Posisi US$ 4078,72 Per Troy Ons

Emas Menguat 0,03% Posisi US$ 4078,72 Per Troy Ons

Kamis (9/7/2026) pukul 07.07 WIB, harga emas menguat 0,03% ke US$ 4078,72 Per Troy Ons

0
Emas

CARAPANDANG - Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026) setelah harga minyak melonjak dan kekhawatiran terhadap inflasi meningkat. Kekhawatiran menguat menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah berakhir.

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (8/7/2026) ditutup di posisi US$ 4076,32 per troy ons atau melemah 0,72%.

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan ambruk 2,4% dalam tiga hari beruntun.

Pada hari ini, Kamis (9/7/2026) pukul 07.07 WIB, harga emas menguat 0,03% ke US$ 4078,72 per troy ons.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan pelemahan emas dipicu meningkatnya eskalasi konflik antara AS dan Iran.

"Faktor utama pergerakan hari ini adalah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Dengan peluang gencatan senjata yang semakin kecil, hampir seluruh aset berisiko mengalami tekanan, termasuk emas," ujar Meger, dikutip dari Reuters.

Ketegangan kembali meningkat setelah Iran mengklaim menyerang pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai balasan atas serangan Washington terhadap sejumlah target Iran menyusul insiden penyerangan kapal tanker di Selat Hormuz. Situasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 5%.

Lonjakan harga energi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi dan mendorong bank sentral mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait