Beranda Politik Dukung Prabowo Tanpa Gibran Sangat Wajar dalam Demokrasi

Dukung Prabowo Tanpa Gibran Sangat Wajar dalam Demokrasi

Alam demokrasi memberikan ruang yang bebas bagi masyarakat untuk mengekspresikan dukungan politiknya.

0
Istimewa/dok. KONTAN

CARAPANDANG –  Pemerhati sosial dan politik Adian Radiatus mengatakan bahwa mendukung seluruh program Presiden Prabowo Subianto tanpa melibatkan Wapres Gibran Rakabuming Raka merupakan hal yang wajar di alam demokrasi.

Alam demokrasi memberikan ruang yang bebas bagi masyarakat untuk mengekspresikan dukungan politiknya.

"Karena aspirasi itu bukan benda mati yang boleh dibiarkan ditaruh semaunya," katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.

Menurutnya, perlawanan masyarakat yang menolak wacana agar Gibran kembali dicalonkan sebaga cawapres pada 2029, seperti disuarakan Geng Solo juga hal yang normal dalam demoksrasi.

Masyarakat memiliki kehendak untuk memilih pemimpin yang tepat. Pemimpin yang dinilai akan membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.

"Mendukung Presiden tetapi tidak mendukung Wakilnya adalah kewajaran demokrasi, karena politik adalah tentang membela yang baik dan menjauhkan yang jahat dalam memimpin negeri tercinta ini," kata Adian.

Selanjutnya dia mengatakan bahwa Gibran sudah lemah secara politik. Sebab, dorongan yang sangat kuat kerap disuarakan agar Gibran segera melepaskan jabatannya sebagai Wapres.

Suara pemakzulan tersebut disuarakan oleh kelompok purnawirawan senior, ormas serta para aktivis demokrasi dan politik.

Dorongan pemakzulan Gibran pun memiliki dasar yang kuat sebab secara persyaratan diduga tidak memenuhi. Sebab, Gibran diduga hanya lulusan SMP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait