CARAPANDANG - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung menjadi bukti bahwa Presiden Prabowo Subianto serius dalam upaya pemberantasan korupsi.
“Kejagung saat ini menggeledah kantor BGN, ini membuktikan bahwa Presiden enggak main-main dengan mereka yang mau main-main,” kata Sahroni saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.
Politikus yang membidangi penegakan hukum itu juga meminta Kejaksaan Agung segera menetapkan tersangka apabila telah menemukan bukti yang cukup dalam proses penyelidikan dan penyidikan.
“Segera saja tetapkan mereka yang melakukan tindak pidana korupsi untuk memperjelas masalah yang mereka sedang hadapi,” ujarnya.
Menurut Sahroni, langkah penggeledahan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dugaan pelanggaran hukum, terlebih BGN merupakan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan salah satu program prioritas nasional.
Ia menilai penindakan yang cepat terhadap pihak yang diduga menyalahgunakan kewenangan penting dilakukan agar tidak mengganggu pelaksanaan program pemerintah yang menyentuh masyarakat secara langsung.
“Kalau nanti tidak disikapi oleh aparat penegak hukum, malah lebih bahaya. Programnya bagus, tapi penyaluran tidak sempurna. Ini yang menyebabkan banyak terjadi komplain di masyarakat,” katanya.
Sahroni pun berharap BGN dapat melakukan pembenahan internal setelah terjadinya pergantian pimpinan di lembaga tersebut.