CARAPANDANG – Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan bahwa keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras merupakan pencapaian strategis bangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari perubahan iklim, konflik geopolitik, hingga gangguan rantai pasok pangan dunia.
Maka itu, menurutnya capaian tersebut bukan sekadar capaian sektor pertanian, melainkan penanda penting kedaulatan nasional. Sebab, beras bukan hanya komoditas pangan, tetapi denyut nadi kehidupan rakyat.
“Indonesia menegaskan kemandirian dan martabat sebagai bangsa agraris yang berdiri di atas kaki sendiri," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
Selanjutnya dia mengatakan bahwa swasembada beras memiliki dimensi strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Harga beras yang terkendali berarti menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah yang sebagian besar pengeluarannya terserap untuk pangan.