CARAPANDANG - Ahli bedah kardiotoraks dr. Jeremy London menyarankan pria dewasa rutin memantau sejumlah tes darah seiring bertambahnya usia guna mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
"Pria terkenal buruk dalam menindaklanjuti perawatan kesehatan mereka sendiri. Buat janji temu, periksa hasil laboratorium Anda, pahami data Anda. Anda tidak dapat memperbaiki apa yang tidak Anda ukur," ujar London, seperti dikutip Hindustan Times, Jumat waktu setempat.
Menurut London, ada empat jenis tes darah yang penting diperhatikan karena berkaitan dengan risiko penyakit jantung, kesehatan hormonal, hingga kanker prostat, yaitu:
1. Apolipoprotein B (ApoB)
Apolipoprotein B (ApoB) mengukur jumlah partikel pembawa kolesterol yang berpotensi berbahaya di dalam darah. Pemeriksaan ini dinilai lebih akurat dibandingkan tes kolesterol biasa dalam memprediksi risiko serangan jantung maupun stroke.
2. Lipoprotein(a) [Lp(a)]
Lipoprotein(a) atau Lp(a) merupakan salah satu faktor risiko genetik paling umum untuk penyakit kardiovaskular. Kadarnya lebih banyak dipengaruhi faktor keturunan daripada pola makan atau olahraga. London menyarankan pria maupun wanita menjalani pemeriksaan ini, terutama pria karena tidak memiliki perlindungan hormon estrogen terhadap kesehatan jantung.
3. Testosteron