Beranda Kesehatan Dokter: Tekanan Darah Tak Terkontrol Bisa Rusak Sistem Listrik Jantung

Dokter: Tekanan Darah Tak Terkontrol Bisa Rusak Sistem Listrik Jantung

Dokter Konsultan Aritmia Eka Hospital MT Haryono dr Evan Jim Gunawan mengatakan tekanan darah dan gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat mengubah struktur otot jantung sehingga menyebabkan terhalangnya sinyal listrik jantung.

0
istimewa

Dalam kondisi normal sinyal listrik berjalan tanpa hambatan dan membuat irama jantung konsisten. Namun jika ada gangguan atau hambatan pada jalur sinyal listrik jantung maka irama jantung menjadi tidak beraturan.

"Kondisi irama jantung yang tidak beraturan inilah yang disebut sebagai aritmia. Ada yang berdetak terlalu cepat, berdetak terlalu lambat hingga tidak teratur," ujarnya.

Evan menuturkan ada dua kategori jenis debaran jantung yakni Fisiologis atau wajar yang biasanya setelah mengonsumsi kafein berlebih, berolahraga berat atau saat mengalami emosi yang kuat seperti stres, jatuh cinta, takut, atau panik. Biasanya, irama jantung akan kembali normal dengan sendirinya setelah pemicu hilang.

"Untuk yang bahaya biasanya muncul secara tiba-tiba tanpa pemicu yang jelas, bertahan dalam waktu lama, atau disertai dengan gejala fisik lainnya. Ini menandakan adanya gangguan pada sirkuit listrik jantung yang memerlukan pemeriksaan medis," ujarnya.

Kemajuan teknologi medis saat ini memungkinkan aritmia ditangani dengan efektif. Salah satu metode pengobatan populer adalah ablasi jantung yakni prosedur minimal invasif.

"Pada penanganan ini, dokter akan memperbaiki jalur listrik yang rusak agar irama jantung kembali normal tanpa perlu operasi bedah terbuka. Selain itu, penggunaan alat pacu jantung (pacemaker) juga telah membantu banyak orang kembali beraktivitas," katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait