Beranda Kesehatan Dokter: Kurangi Konsumsi Mie Instan Berlebihan

Dokter: Kurangi Konsumsi Mie Instan Berlebihan

batas aman mengonsumsi mi instan adalah maksimal dua bungkus dalam seminggu

0
Mie Instan

Kemasan Cangkir (Cup) Polistirena: Banyak produk mi instan instan menggunakan wadah berbahan polystyrene (sejenis plastik sintetis). Saat disiram air panas, wadah ini berisiko melepaskan partikel mikroplastik yang masuk ke dalam tubuh, memicu peradangan, hingga mengiritasi usus dalam jangka panjang.

Bahan Adiktif (MSG, Pewarna, dan Perisa Sintetis): Kombinasi bahan-bahan ultra-proses ini dirancang sedemikian rupa untuk membuat rasa mi menjadi sangat kuat. Dampaknya, muncul efek kecanduan (craving) yang membuat konsumen ingin terus memakannya lagi dan lagi.

Berapa Batas Aman Konsumsinya?
Meskipun mi instan minim akan nutrisi penting seperti protein, serat, kalsium, dan vitamin, bukan berarti Anda harus memangkasnya sama sekali dari daftar makanan.

Merujuk pada rekomendasi medis dan para ahli gizi, batas aman mengonsumsi mi instan adalah maksimal dua bungkus dalam seminggu. Mengonsumsi mi instan lebih dari porsi tersebut dikaitkan erat dengan lonjakan risiko sindrom metabolik, terutama pada kaum wanita. Selain itu, kandungan natrium (garam) yang tinggi pada satu bungkus mi instan bahkan bisa memenuhi hingga 88% dari batas anjuran harian WHO (2 gram natrium per hari), yang berisiko memicu tekanan darah tinggi (hipertensi) serta gangguan ginjal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait