Beranda Feature Di Meksiko, Penggemar Sepak Bola Ubah Air Mata Jadi Nyanyian

Di Meksiko, Penggemar Sepak Bola Ubah Air Mata Jadi Nyanyian

Seorang pendukung timnas Meksiko meneteskan air mata setelah pertandingan babak 16 besar antara Meksiko melawan Inggris di ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Mexico City Stadium, Meksiko, pada 5 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Muzi)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, MEXICO CITY -- Bagi mereka yang menyaksikan sepak bola di Meksiko untuk pertama kalinya, nyanyian yang bergema mungkin terdengar tak terduga. Pertandingan masih berlangsung sengit di lapangan, tekel-tekel terus terjadi, dan ketegangan meningkat, tetapi dari tribun penonton terdengar lantunan yang familiar: "Ay, ay, ay, ay, canta y no llores" -- yang berarti "bernyanyilah, dan jangan menangis."

   Lantunan tersebut merupakan lagu "Cielito Lindo", salah satu lagu rakyat paling dicintai di Meksiko dan, seiring waktu, menjadi salah satu lagu tema sepak bola yang paling dikenal di negara itu. Lagu itu tidak hanya dinyanyikan di stadion, tetapi juga di festival, pernikahan, pertemuan keluarga, bandara, dan alun-alun umum, hampir di setiap tempat ketika orang-orang ingin merasakan kebersamaan. Masyarakat Meksiko tidak begitu banyak mempelajari lagu ini, melainkan tumbuh bersamanya, mendengarnya pertama kali dari orang tua dan kakek-nenek mereka sebelum kemudian menyanyikannya secara alami dengan suara mereka sendiri.

   Judulnya sulit untuk diterjemahkan secara tepat ke dalam bahasa Inggris. Secara harfiah, "Cielito Lindo" berarti "langit kecil yang indah," tetapi frasa tersebut juga menyampaikan kehangatan dan kelembutan, sesuatu yang lebih mendekati makna "orang terkasih" atau "kekasih." Namun, bagian refrain "bernyanyilah, dan jangan menangis" menjadikan lagu tersebut sebagai simbol kebersamaan bagi beberapa generasi penggemar sepak bola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait