Beranda Internasional China Ingatkan Adanya Risiko Bencana Lanjutan Pasca Banjir di Perbatasan Nepal

China Ingatkan Adanya Risiko Bencana Lanjutan Pasca Banjir di Perbatasan Nepal

Pemerintah China mengingatkan adanya risiko bencana lanjutan pasca banjir bandang dahsyat memicu longsor lumpur di perbatasan China dan Nepal.

0
istimewa

Sedangkan pemerintah China mengatakan di wilayahnya terdapat 558 orang, termasuk 260 warga negara asing, dinyatakan hilang.

Operasi penyelamatan di wilayah Nepal yang dilanda banjir kembali dilanjutkan setelah sempat dihentikan sementara akibat tingginya permukaan air.

Kekhawatiran baru muncul pada Jumat setelah satu danau bendungan besar yang terbentuk akibat banjir bandang dilaporkan jebol dan dapat memicu terjadinya gelombang air lain ke Sungai Bhotekoshi di Nepal.

Pemerintah China, Kamis (27/8), memperingatkan bahwa danau di dekat pertemuan Sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo "sudah meluap" dan berisiko tinggi mengalami jebol. Fragmen aliran lumpur terlihat di kedua sisi bendungan, dan perkiraan awal menunjukkan bahwa danau tersebut berisi setidaknya 2,5 juta meter kubik air.

Kedua sungai tersebut menyatu sebelum memasuki Nepal dan alirannya kemudian dikenal sebagai Sungai Bhotekoshi, anak sungai utama dari Sungai Trishuli.

Berdasarkan data terkini, jumlah korban tewas akibat banjir di Nepal telah mencapai 547 orang. Otoritas Nepal juga telah mengevakuasi 3.253 orang selama terjadi banjir bandang.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pada Kamis (27/8) menyebutkan bahwa aktivitas seismik tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser sehingga menerjang permukiman di sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli serta menyeret orang-orang dan membawa material longsoran ke arah hilir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait