CARAPANDANG - Menteri luar negeri Iran dan Arab Saudi pada Rabu (6/5) menekankan perlunya kerja sama regional yang lebih erat untuk mencegah eskalasi ketegangan di kawasan, menurut pernyataan dari kedua pemerintah.
Dalam sebuah panggilan telepon, Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi dan mitra setaranya dari Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud, membahas perkembangan regional terkini serta upaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas, ujar kedua pihak.
Kedua menlu menekankan pentingnya diplomasi yang berkelanjutan dan koordinasi lebih erat di antara negara-negara di Asia Barat guna meredakan ketegangan serta mencegah konflik lebih lanjut, tutur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Iran.
Panggilan tersebut dilakukan di tengah lonjakan ketegangan baru-baru ini antara Iran dan Uni Emirat Arab (UEA). UEA menuduh Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap negara-negara Arab, sebuah tuduhan yang telah dibantah oleh Teheran.
Ketegangan di seluruh kawasan tersebut semakin memuncak sejak 28 Februari, saat Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran, yang memicu konflik selama hampir enam pekan sebelum gencatan senjata mulai diberlakukan pada 8 April.
Selama pertempuran tersebut, serangan udara Iran menghantam sejumlah situs militer dan sipil di negara-negara Arab Teluk, termasuk Arab Saudi dan UEA, yang menuai kecaman dari dunia Arab. dilansir antaranews.com