Menjelang akhir Agustus, Bulan akan tampak berdekatan dengan Saturnus pada 31 Agustus 2026. Di Indonesia, fenomena ini bisa diamati sekitar pukul 19.00 WIB saat keduanya muncul di langit timur dan akan terus terlihat hingga menjelang Matahari terbit. Waktu terbaik untuk mengamatinya ialah saat larut malam hingga dini hari, tepatnya ketika Bulan dan Saturnus berada lebih tinggi di langit sehingga lebih mudah diamati.
Fenomena ini dapat disaksikan dengan mata telanjang meski Saturnus akan tampak sebagai titik cahaya kekuningan yang tidak seterang Venus. Jika memiliki binokular atau teleskop kecil, kamu bisa melihat Saturnus dengan lebih jelas. Agar pengalaman mengamati lebih maksimal, pilih lokasi yang memiliki cakrawala timur terbuka dan minim polusi cahaya.
Fenomena konjungsi menjadi salah satu peristiwa langit yang menarik karena dapat diamati tanpa memerlukan alat pengamatan yang rumit. Selama cuaca mendukung, masyarakat di Indonesia berkesempatan menyaksikan beberapa konjungsi Bulan dan planet sepanjang Agustus 2026. Dari ketiga fenomena tersebut, mana yang paling ingin kamu amati?