“Kami akan mendatangi perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan tenaga asing untuk memberikan pembelajaran Bahasa Indonesia dasar, seperti penggunaan ungkapan tolong, maaf, terima kasih, dan permisi. Hal-hal sederhana seperti ini penting untuk menghindari kesalahpahaman budaya dan membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat,”tambahnya.
Selaku pemerintah daerah, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut baik berbagai program yang disampaikan Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjutinya.
Menurut Bupati, pelestarian bahasa daerah harus segera dilakukan mengingat semakin berkurangnya penggunaan Bahasa Gorontalo di kalangan generasi muda.
“Ini akan menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti tahun ini juga. Tidak bisa ditunda karena memang sudah terlihat bahwa anak-anak semakin jarang menggunakan bahasa daerah. Dalam waktu dekat kami akan mengundang para guru di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk mendapatkan pembekalan dari Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo terkait pelestarian dan penggunaan bahasa daerah dalam proses pembelajaran,”jelas Saipul.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam upaya membumikan kembali penggunaan bahasa daerah.