Dirinya juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan batalyon tersebut.
“Pembangunan ini harus kita dukung bersama. Saya minta seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat, dapat bersinergi dan menjaga situasi tetap kondusif,”ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan agar keberadaan batalyon nantinya tidak hanya berfungsi sebagai penguatan pertahanan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah Popayato Barat dan sekitarnya.
Ia berharap, kehadiran Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan akan membuka peluang baru bagi masyarakat, baik dari sisi lapangan pekerjaan maupun peningkatan infrastruktur.
Sementara itu, Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, menyampaikan bahwa pihak TNI sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dalam penyediaan lahan untuk pembangunan batalyon tersebut.
Menurutnya, keberadaan Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) nantinya tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan wilayah, khususnya di daerah perbatasan.