Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Bunda PAUD Kabupaten Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pohuwato, Nizma Sanad, serta perwakilan pemerintah desa, yakni Kepala Desa Palopo, Agus Hulubangga, dan Kepala Desa Hulawa, Erna Giasi.
Dalam sambutannya, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi atas lahirnya berbagai bentuk kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurut Bupati, melalui Gelora 13 ini kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Pohuwato yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan sejak usia dini. Pendidikan yang dimulai dari PAUD akan menjadi pondasi yang kuat dalam membentuk generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
"Karena itu saya mengajak seluruh pemerintah desa, para guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan gerakan ini," ujar Bupati Saipul.
Kepada seluruh guru pada semua jenjang pendidikan dasar, Bupati mengajak agar terus memperkuat kerja sama dengan para orang tua siswa dengan semangat, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi dalam menyukseskan gerakan orang tua sadar wajib belajar 13 tahun atau Gelora 13. Gerakan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak pohuwato yang tertinggal dari dunia pendidikan.