“Acara ini bukan sekadar ajang unjuk karya semata, tetapi juga cerminan dari bagaimana nilai-nilai pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks kebudayaan. Dan lebih istimewa gelar karya hari ini mengangkat tema kearifan lokal yakni budaya dikili atau zikir. Tradisi dikili adalah merupakan salah satu aspek budaya Islam dalam kehidupan masyarakat Gorontalo yang telah ada dan terus dipelihara sejak ribuan tahun oleh para pendahulu kita. Gorontalo sebagai daerah yang kaya budaya juga dikenal dengan sebutan daerah serambi Madinah yang berfalsafah “adat bersendi syara’ dan syara’ bersendikan Alquran”, ungkap bupati.
Lanjut Saipul, dalam konteks pendidikan, penguatan profil pelajar pancasila menjadi sebuah keniscayaan. Profil pelajar pancasila mencakup berbagai dimensi, antara lain beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Keenam dimensi ini harus terus ditumbuhkembangkan melalui berbagai kegiatan nyata yang mengasah keterampilan, pengetahuan, dan sikap para pelajar kita.