"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan seluruh masyarakat, khususnya para petani, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur. Berkat perjuangan beliau, program cetak sawah dan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian dapat hadir di Pohuwato. Ini menjadi modal besar bagi daerah dalam meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani," ungkap Saipul.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, menjelaskan bahwa luas cetak sawah baru di Desa Ayula mencapai 19,01 hektare. Saat ini lahan tersebut telah memasuki musim tanam kedua dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Menurut Kamri, Dinas Pertanian terus mendorong penerapan teknologi modern dalam pengelolaan lahan, termasuk pemanfaatan drone untuk penyemprotan maupun penanaman sebagai bagian dari implementasi program PM-AAS.
"Pemanfaatan teknologi seperti drone akan terus kita dorong karena merupakan bagian dari transformasi pertanian modern di Pohuwato. Dengan mekanisasi dan teknologi yang semakin baik, kami berharap produktivitas serta hasil panen petani akan terus meningkat pada musim-musim tanam berikutnya,"pungkas Kamri.